Thursday, December 25, 2014

Pelajaran 1. Mari Belajar Q.S al-Falaq

Rangkuman

1. Membaca Q.S al-Falaq dilakukan dengan cara:
a. Mencermati pelafalan ayat per ayat;

b. Menirukan secara berulang.
2. Menghafalkan bacaan Q.S al-Falaq dengan cara:

a. Membaca ayat demi ayat secara berulang;

b. Menirukan bacaan secara berulang.
3. Menuliskan Q.S al-Falaq dengan cara:

a. Mencermati cara menulis penggalan surahnya;

b. Menyalin tulisan surahnya secara berulang.

Ayo Berlatih
Coba baca ayat berikut dengan benar, setelah itu hafalkanlah dan demonstrasikan hafalanmu di depan kelas, serta salinlah ayat berikut!

Tuesday, December 9, 2014

Riba

Hal-Hal Yang Terkait Dengan Jual Beli

b. Riba
1) Pengertian riba
Riba berasal dari bahasa Arab yang artinya "tambahan". Di dalam kegatan ekonomi Islam masih sering dijumpai adanya tambahan yang terikat dengan suatu perjanjian di awal kegiatan transaksi.
2) Dalil larangan riba
Riba hukumnya haram, sehingga umat Islam dilarang untuk melakukan dalam kondisi apapun.
(a) Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 278 dan 279
(b) Hadis Nabi Muhammas saw. Yang artinya sebagai berikut:
Jabir berkata, "Rasulullah mengutuk orang yang menerima riba, orang yang membayarnya, dan orang yang mencatatnya, dan dua orang saksinya, kemudian beliau bersabda: 'Mereka itu semuanya sama (berdosa)'''. (HR. Muslim)
3) Macam-macam riba
  • a) Riba fadal (akad) adalah riba yang terjadi dalam proses jual beli atau tukar menukar barang. Artinya suatu akad untuk tukar menukar barang dengan kualitas yang berbeda.
  • b) Riba nasi'ah atau riba jahilliyah terjadi dalam proses jual beli atau utang piutang. Dalam praktiknya, riba ini terjadi dengan model antara tunai dengan tempo harganya berbeda. Biasanya terdapat tambahan dalam pengembalian uang (dalam utang putang).
  • c) Riba Qardi terjadi di dunia perbankan.
  • d) Riba yad terjadi khusus di kegiatan jual beli. Dalam praktiknya terjadi dalam bentuk transaksi jual beli dengan suatu syarat.
4) Hikmah diharamkannya riba
a) Membebaskan penindasan ekonomi seseorang
b) Membebaskan sifat malas umat Islam
c) Memutuskan tali silaturrahmi antar umat Islam
d) Menghindarkan kerusakan individu dan masyarakat di bidang ekonomi
e) Menghindarkan perilaku zalim antara orang kaya terhadap orang miskin
f) Membebaskan hilangnya sikap sosial seseorang
g) Menimbulkan kehancuran ekonomi Islam

Khiyar

Hal-Hal Yang Terkait Dengan Jual Beli

a. Khiyar
1) Pengertian khiyar
Khiyar artinya kebebasan melakukan pilihan. Dalam proses jual beli, khiyar berarti kebebasan para penjual atau pembeli untuk memilih meneruskan atau membatalkan proses jual beli.
2) Macam-macam khiyar
a. Khiyar majlis artinya bentuk khiyar yang ditentukan oleh tempat. Artinya, seorang penjual atau pembeli akan meneruskan atau membatalkan proses jual beli, ditentukan oleh tempat dalam melakukan transaksi sampai mereka berpisah. Kalau seseorang telah berpisah atau pergi, maka selesai sudah waktu khiyar majlis, sehingga boleh melakukan transaksi dengan orang lain. Akan tetapi sebelum berpisah, tidak boleh penjual melakukan transaksi dengan orang lain.
b. Khiyar syarat
Seorang penjual dan pembeli dalam menentukan atau membatalkan jual beli ditentukan oleh syarat yang disepakati keduanya. Khiyar syarat berlaku selama tiga hari tiga malam. Dengan demikian, apabila belum lebih dari syarat, barang tidak boleh ditawarkan kepada orang lain, karena masih dalam tawaran orang yang terikat dengan syarat. Namun jikalau sudah lebih dari waktu yang ditentukan, barang boleh ditawarkan kepada orang lain.
c. Khiyar 'aibi
Artinya seorang penjual dan pembeli meneruskan atau membatalkan proses jual beli ditentukan oleh ada atau tidaknya cacat suatu barang. Hal ini disepakati pada saat khiyar 'aibi. Biasanya terjadi pada barang-barang yang disegel.
3) Hikmah khiyar
Proses jual beli terikat oleh khiyar secara konsisten, dapat mendatangkan beberapa hikmah, yaitu;
1. Untuk membuktikan dan mempertegas adanya kerelaan dari pihak-pihak yang terikat dalam perjanjian
2. Supaya pihak penjual dan pembeli merasa puas dalam proses jual beli
3. Untuk menghindarkan terjadinya penipuan
4. Untuk menjamin kejujuran antara penjual dan pembeli